Konstruksi

10 Ciri Peringatan Waktu Menyewa Kontraktor

10 Ciri Peringatan Waktu Menyewa Kontraktor

1. Kontraktor menghasilkan getaran buruk

Amat aneh untuk memulai catatan ciri peringatan dengan bendera merah yang ambigu, tapi intinya yaitu bahwa pemilik rumah harus selalu mengenakan intuisi mereka & memercayai naluri mereka. Apakah kamu merasa nyaman dengan orang itu di rumah kamu sendirian? Kalau jawabannya yaitu sesuatu tapi ya, pertimbangkan untuk merekrut kandidat lain.

2. Kontraktor gak mempunyai portofolio maupun riwayat pekerjaan yang relevan

Semua orang perlu memulai dari suatu tempat & mungkin tergoda untuk memberikan kontraktor yang baru mengenal bisnis itu sebagai pekerjaan awal yang membayar mereka. Itu gak selalu merupakan ide yang buruk-seringkali kontraktor yang baru mengenal bisnis bisa menjadi yang paling kreatif, berdedikasi & inovatif. Tapi ada perbandingan besar antara kontraktor dengan riwayat bekerja yang amat sedikit & kontraktor yang sama sekali gak mempunyai riwayat bekerja.

Malahan kalau mereka baru memulai sebagai jasa kontraktor maupun bisnis independen, kontraktor harus mempunyai beberapa pekerjaan, seperti kerja sebagai karyawan untuk kontraktor lain maupun sebagai pekerja magang. Kalau kontraktor mempunyai riwayat bekerja yang terbatas, meminta mereka memberikan referensi kontraktor maupun perusahaan lain yang akan kerja sebelumnya.

3. Kontraktor gak mempunyai lisensi, registrasi, maupun asuransi yang tepat

Undang-undang untuk lisensi & registrasi kontraktor bervariasi dari satu negara posisi ke kota & kota ke kota lain, tapi kontraktor di atas papan mau memegang kredensial yang diperlukan untuk beroperasi secara sah di wilayah mereka.

Yang sama bernilainya yaitu bahwa kontraktor memegang kewajiban yang memadai & asuransi kompensasi pekerja untuk membantu menjaga proyek kamu terlindungi secara finansial.

4. Kontraktor gak mempunyai kepandaian yang relevan dengan proyek kamu

Kalau kamu menyewa kontraktor untuk merombak dapur, pilih kontraktor yang berpengetahuan dalam tipe proyek perbaikan rumah tersebut. Malahan kalau seorang kontraktor mempunyai jam terbang puluhan tahun dalam melakukan renovasi ruang bawah tanah tapi gak mempunyai jam terbang renovasi dapur, ia mungkin tidak opsi terbaik kamu.

5. Kontraktor terlambat maupun gak dapat menjaga janji

Semua orang terlambat maupun terpaksa membatalkan janji pada satu titik maupun lain. Dengan sopan meminta penjadwalan ulang untuk konsultasi pertama karena masalah yang gak terduga seperti penyakit seharusnya gak secara otomatis mendiskualifikasi kontraktor profesional. Tapi, kontraktor yang berulang kali timbul terlambat, ketinggalan janji temu maupun membatalkan dengan sedikit peringatan harus dicoret dari catatan kamu.

6. Kontraktor tampaknya gak mempunyai perlengkapan yang tepat untuk melakukan pekerjaan

Setiap proyek renovasi maupun perbaikan rumah mempunyai perlengkapan unik yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan dengan benar. Berikan deskripsi mendalam terhadap kontraktor tentang pekerjaan yang mau kamu selesaikan & tanyakan apakah ia mempunyai perlengkapan yang tepat untuk melakukannya.

7. Kontraktor meminta pengaturan pembayaran ganjil

Kontraktor yang meminta sejumlah besar duit dimuka maupun pembayaran hanya tunai harus dikhawatirkan. Kalau kamu merasa gak nyaman dengan kontraktor yang menyuguhkan penawaran rendah, maupun yang menginginkan pembayaran besar maupun penuh dimuka, percayalah pada insting kamu & pilih kontraktor yang kamu merasa nyaman dengannya.

8. Kontraktor bersikeras bahwa kamu membuat keputusan perekrutan selekasnya

Dalam kebanyakan permasalahan, kontraktor tahu bahwa pemilik rumah perlu masa untuk memilih kontraktor yang tepat untuk pekerjaan ini. Kontraktor yang mengenakan taktik tekanan tinggi maupun menakut-nakuti untuk mengamankan pekerjaan harus dihindari.

9. Kontraktor gak bertindak seperti seorang profesional

Dalam kebanyakan permasalahan, kontraktor harus tahu lebih banyak tentang apa yang diperlukan untuk berhasil menyelesaikan proyek renovasi daripada pemilik rumah. Itu pertanda bagus saat kontraktor & pemilik rumah berbicara dengan bagus & kerja bersama, tapi kalau kontraktor ini mengajukan terlalu banyak pertanyaan yang memberitahukan jam terbang kurang maupun ia gak bisa memberikan pendapat profesional tentang pekerjaan yang mau dibutuhkan proyek kamu, ini mungkin sebuah pertanda kamu lebih bagus mempekerjakan orang lain.

10. Kontraktor mempunyai sikap buruk

Dimungkinkan untuk mempunyai sikap yang buruk tapi menjadi perusahaan kontraktor yang hebat, tapi, ingat, kalau kamu mempekerjakan seseorang, kamu harus berurusan dengan mereka-dan sikap mereka-selama durasi proyek. Kalau kamu gak bisa berbicara dengan bagus dengan kontraktor kamu karena sikap yang buruk, opsi perekrutan yang lebih bagus barangkali yaitu seseorang yang dapat kamu kenal.